Effect of conflict and unclear role on auditor performance with emotional quotient as moderating variable

  • Ni Putu Ria Arista Dewi Udayana University, Denpasar, Indonesia
  • I Wayan Ramantha Udayana University, Denpasar, Indonesia
Keywords: auditor, emotional quotient, performance, role conflict, unclear role

Abstract

This study aimed at obtaining empirical evidence about the effect of role conflict and role unclear on auditor performance and the role of emotional quotient in moderating the effect of role conflict and role unclear on auditor performance. Auditor has confronted the potential role conflicts and unclear role effects on auditor performance. A person who has a good emotional quotient can manage his/her emotions well. They are more able to control their self if it is faced on role conflicts and unclear roles in carrying out their duties or roles as an auditor. The resulting performance tends to be better. The present research was conducted in a public accounting firm in Bali. A questionnaire instrument was used as a survey method. Data analysis techniques used to test hypotheses were multiple linear regression analysis and moderated regression analysis. The number of samples was 92 respondents and used a sample determination method with a nonprobability sampling technique, namely purposive sampling. The number of questionnaires distributed was 92 copies but only 61 were returned.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriana, Rheny. (2013). Pengaruh Struktur Audit, Konflik Peran, dan Ketidakjelasan Peran terhadap Kinerja Auditor. Jurnal Ekonomi Universitas Riau,

Amilin, A. (2017). The Impact of Role Conflict and Role Ambiguity on Accountants' Performance: The Moderating Effect of Emotional Quotient. European Research Studies, 20(2), 237.

Aprimulki, E., Kamaliah, K., & Safitri, D. (2017). Pengaruh Konflik Peran, Kelebihan Peran, Independensi, dan Kompetensi terhadap Kinerja Auditor dengan Kecerdasan Spiritual sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik Pekanbaru dan Padang). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau, 4(1), 3124-3138.

Ermawati, M. D., Sinarwati, N. K., & Edy Sujana, S. E. (2014). Pengaruh Role Stress Terhadap Kinerja Auditor dengan Emotional Quotient Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Bali). JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 2(1). http://dx.doi.org/10.23887/jimat.v2i1.2957

Govindarajan, V. (1986). Impact of participation in the budgetary process on managerial attitudes and performance: Universalistic and contingency perspectives. Decision Sciences, 17(4), 496-516. https://doi.org/10.1111/j.1540-5915.1986.tb00240.x

Hanna, E., & Firnanti, F. (2013). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Auditor. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 15(1), 13-28. https://doi.org/10.34208/jba.v15i1.205

Hery. (2005). Etika Profesi dan Kepuasan Auditor. Media Akuntansi, Edisi 46/XII. Juni.

Ilman, Rizki. (2017). Pengaruh Konflik Peran dan Ketidakjelasan Peran terhadap Kinerja Auditor dengan Kecerdasan Emosional sebagai Variabel Moderating, Jurnal Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Riau, 4(1).

Kurniawan, R. A. (2018). Pengaruh Konflik Peran dan Ketidakjelasan Peran terhadap Kinerja Auditor Internal (Studi pada Pstnt Batan Bandung). JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi), 2(3), 43-53.

Mangkunegara, A. P., & Prabu, A. (2009). Manajemen sumber daya manusia. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Marlita, Sherly. (2014). Pengaruh Konflik Peran, Ketidakjelasan Peran, Kesan Ketidakpastian Lingkungan, Locus of Control dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Auditor. Jurnal Ekonomi Universitas Riau. 21(4)

Patria, R., DP, E. N., & Rusli, R. (2016). Pengaruh konflik peran dan ambiguitas peran terhadap kinerja auditor dengan kecerdasan emosional sebagai variabel moderasi (studi empiris pada KAP di Pekanbaru Padang dan Batam). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau, 3(1), 881-895.

Putra, I. G. B. W., & Sudana, I. P. (2019). Effect of auditor’s role conflict on auditor’s stress with core self-evaluations as moderators. International Research Journal of Management, IT and Social Sciences, 6(4), 147-155. https://doi.org/10.21744/irjmis.v6n4.669

Rahmawati. (2011). Pengaruh Role Stress terhadap Kinerja Auditor dengan Emotional Quotient sebagai Variabel Moderating. Jurnal Akuntansi Universitas Syarif Hdiayatullah Jakarta, 1(4), 40-69.

Saputra, L. A. A., Surati, -, & Saufi, A. (2019). Mediation role of job satisfaction towards effect of conflict roles on organizational commitment. International Journal of Social Sciences and Humanities, 3(2), 165-175. https://doi.org/10.29332/ijssh.v3n2.308

Saraswati, A. A. S. D., & Badera, I. D. N. (2018). Pengaruh Profesionalisme, Pengalaman Kerja, Konflik Peran dan Ketidakjelasan Peran Pada Kinerja Auditor KAP di Bali. E-Jurnal Akuntansi, 982-1007. https://doi.org/10.24843/EJA.2018.v23.i02.p07

Sari, N. P. E. R., & Suryanawa, I. K. (2016). Konflik Peran, Ketidakjelasan Peran, dan Kelebihan Peran Terhadap Kinerja Auditor dengan Tekanan Waktu Sebagai Pemoderasi. E-Jurnal Akuntansi, 1392-1421.

Sari, W. (2017). Pengaruh konflik peran, ketidakjelasan peran, kelebihan peran, gaya kepemimpinan, struktur audit, dan pemahaman good governance terhadap kinerja auditor (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Provinsi Jawa Tengah dan DIY) (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS STIKUBANK SEMARANG).

Sarlito Sarwono, W. (2012). Pengantar psikologi umum.

Susatmoko, S., & Sasongko, N. (2017). Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Pemahaman Good Governance, Konflik Peran, dan Ketidakjelasan Peran Terhadap Kinerja Auditor dengan Kecerdasan Emosional Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik di Kota Semarang dan Surakarta) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Widyastary, I. A. P., Yasa, G. W., & Wirakusuma, M. G. (2014). Pengaruh Konflik Peran, Ketidakjelasan Peran dan Kelebihan Peran pada Kinerja Auditor dengan Kecerdasan Emosional Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik Se-Provinsi Bali). Simposium Nasional Akuntansi XVII.

Wiguna, M., Sari, R. N., & Afifah, U. (2015). Pengaruh Role Conflict, Role Ambiguity, Self-efficacy, Sensitivitas Etika Profesi terhadap Kinerja Auditor dengan Emotional Quotient sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Pekanbaru, Batam, dan Medan). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau, 2(1).

Winidiantari, P. N., & Widhiyani, N. L. S. (2015). Pengaruh Konflik Peran, Ketidakjelasan Peran, Struktur Audit, Motivasi dan Kepuasan Kerja pada Kinerja Auditor. E-Jurnal Akuntansi, 249-264.

Yustiarti, F., & Hasan, A. (2016). Pengaruh konflik peran, ketidakjelasan peran, dan kelebihan peran terhadap kinerja auditor dengan kecerdasan emosional sebagai pemoderasi (studi empiris pada kap di pekanbaru, padang dan medan). Jurnal Akuntansi (Media Riset Akuntansi & Keuangan), 5(1), 12-28.

Published
2019-11-03
How to Cite
Dewi, N. P. R. A., & Ramantha, I. W. (2019). Effect of conflict and unclear role on auditor performance with emotional quotient as moderating variable. International Journal of Social Sciences and Humanities, 3(3), 50-59. https://doi.org/10.29332/ijssh.v3n3.350
Section
Articles