Ruwatan Murwakala on religious and cultural perspective
Keywords:
cultural values, health, javanese tradition, ruwatan murwakala, spiritual aspectAbstract
Ruwatan is a Javanese tradition that is still practiced by Javanese in general, although many people from certain religions think it is contradictory, which was previously carried out in order to improve social status, usually done in rural areas, only people who have financial ability, but in reality it is a purification of the soul, a cultural activity, carried out in a metropolitan city, carried out by all groups. Research with qualitative research approach that is descriptive which tends to use analysis, process and meaning supported by the phenomenological theory, the theory of religion and the theory of The Rites Of Passage. The results showed that the ruwatan tradition was passed down from generation to generation and still has an important position and needs to be uri-uri, enthusiastically welcomed from all groups, ethnicities, and religions, a mystical touch on the spiritual aspect of ruwatan, phenomenology interprets their experiences and understands the world with their personal experiences. The implementation of ruwatan murwakala is still being carried out, because rituals that are contrary to certain religions are eliminated without changing their essence, cultural values become community guidelines to act in dealing with various life problems, art businesses emerge.
Downloads
References
Abadi, Ilham dan Soebijantoro. 2016. Upacara Adat Ruwatan Bumi di Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun (Latar Sejarah, Nilai-nilai Filosofi, dan Potensinya sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Lokal). Volume 6. Nomor 6. Halaman 82-93
Abdullah, Wakit. 2013. Kearifan Lokal dalam Bahasa dan Budaya Jawa Masyarakat Nelayan dan Budaya Jawa Masyarakat Nelayan di Pesisir Selatan Kebumen (Sebuah Kajian Etnolinguistik). Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Abdullah, Wakit. 2014. Buku Ajar Etnolinguistik: Teori, Metode, dan Aplikasinya. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Abdulsyani.1994. Sosiologi: skematika, teori dan terapan. Bumi Aksara,
Aditia Gunawan. 2009. Kala Purbaka. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (hal; 288-328).
Alfian. 1985.‘Masyarakat Dalam Persepsi Kebudayaan’. Dalam Persepsi Masyarakat Tentang Kebudayaan. Editor Alfian. Penerbit PT Gramedia, Jakarta.
Amin, Darori. 2002. Islam dan Kebudayaan Jawa. Yogyakarta: Gama Media.
Amir, Hazim: 1991. Nilai-nilai Etis Dalam Wayang. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Anderson.R.O’.G. Benedict. 1972. Gagasan Tentang Kekuasaan Di Dalam Kebudayaan Jawa. Pelayanan Rohani Mahasiswa Yogyakarta. Translation of ‘The Idea of Power in Javanese Culture’. In Claire Holt (ed) Culture and Politics in Indonesia.(Cornell U.P.).
Anderson.R.O’.G. Benedict. 1975. Mitologi Dan Toleransi Orang Jawa. Monograph Series. Modern Indonesia Project Southeast Asia Program Departement of Asian Studies. Cornell University.
Atmodjo, K. Sukarto. 1990. “Ruwatan Dalam Pewayangan” dalam Catatan Singkat Ruwatan Di Bali. (seminar ruwatan, 1 september 1990). Lembaga Javanologi. Yayasan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Panunggalan Bekerjasama dengan Balai Kajian Sejarah Dan Nilai Tradisional.Yogyakarta.
Bauto, Laode Monto,2014. ” Perspektif Agama Dan Kebudayaan Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia”. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial.
Berger, Arthur Asa. 2010. Pengantar Semiotika Tanda-Tanda dalam kebudayaan Kontemporer. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Bilal, Wasi M. 2009. Ruwatan Purwasejati. (makalah). ‘Ruwatan dalam Berbagai Tradisi (makalah). Graha Sabha Pramana.
Boediardjo. 1990. Ruwatan Dalam Pewayangan. Seminar Ruwatan 1 September 1990. Lembaga Javanologi. Yayasan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Panunggalan Bekerjasama Dengan Balai Kajian Sejarah Dan Nilai Tradisional Yogyakarta.
Bratakusuma. Rd. 1870 Serat Babat Tanah Jawi Lan Ngarbiu.’Serat Pedhalangan Ringgit
Bratawidjaja, Thomas Wiyasa.1988. Upacara Tradisional Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan
Brotowijaya, Thomas Wiyasa. 2000. Upacara Tradisional Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Budianto Meliono Irmayanti. 1998, Simbolisme Dalam Wiwahan: Sebuah Telaah Filosofis Dalam Tradisi Jawa. Disertasi. Program Pascasarjana. Depok.
Dapperen, Van. 1934 Het Tegalsche Roewat. Djawa.XIV
Dianiputri, Veronica dkk. 2015. Makna Leksikal dan Makna Kultural Tradisi Selamatan Kematian di Desa Jati Rejo Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Djajasudarma, Fatimah T. 1993. Semantik 1: Pengantar ke Arah Ilmu Makna. Bandung: PT Eresco 93
Endraswara, Suwardi. 2005. Buku Pinter Budaya Jawa. Yogyakarta: Gelombang Pasang.
Endraswara, Suwardi. 2012. Metode Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Fajrin, Septian Eka. 2009. Identitas Sosial dalam Pelestarian Ruwatan Anak Rambut Gimbal Dieng sebagai Peningkatan Potensi Pariwisata Budaya. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Finnegan, Ruth. 1969. The Religion of Java, New York: The Free Press
Finnegan, Ruth. 1984. Culture And Social Change. Southeast Asian Development. Critical Concepts in the Social Sciences..Edited by Jonathan Rigg. Vol.1. Routledge. London And New York.
Finnegan, Ruth. 1992 Oral Poetry. Bloomington and Indianapolis: First Midland Book Edition Geertz, Clifford.
Firth, Raymond. (1957). Malinowsky Collected Works : Man and Culture . London and New York
Geertz, Clifford. 1992. Tafsir Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.
Gennep, Arnold van. 1977. The Rites of Passage, translated by Monika B Visedom Gabrielle L. Caffee, London: Routledge and Kegan Paul.
Groenendael, Clara van. 1987 Dalang di balik Wayang. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Harpawati, Tatik. 2014. Pertunjukan Wayang Ruwatan Lakon Sudamala: Struktur dan Garap. Surakarta: ISI.
Herusatoto, Budiono. Simbolisme Jawa. 2008. Yogyakarta: Narasi
J. D. Parera. 2004. Teori Semantik Edisi Kedua. Jakarta: Erlangga.
Jacobs Mark D. and Weiss Hanrahan. Nancy. 2016. The Blackwell Companion To The Sociology Of Culture. Blackwell Publishing Ltd
Kamajaya, Karkono.H. dkk. 1992, Ruwatan Murwakala (Suatu Pedoman). Yogjakarta: Duta Wacana.
Kamoko, Kamajaya dkk. 1992. Ruwatan Murwakala Suatu Pedoman. Yogyakarta: Duta.
Kasidi. 2017. Estetika Pedalangan (Ruwatan murwakala Kajian Estetika dan Etika Budaya Jawa). Yogyakarta: ISI Yogyakarta.
Koentjaraningrat. 1984. Kebudayaan Jawa. Jakarta: PN Balai Pustaka.
Koentjaraningrat. 1990. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Mangundihardjo. 2014. Profil Barongan Blora. Blora: BAPPEDA Kabupaten Blora dengan Citra Sains LPKBN Surakarta.
Margaret M. Poloma.2013.Sosiologi Kontemporer. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Mariana, Lies. 2015. Ruwatan Murwakala di Jakarta dan Surakarta: Telaah Fungsi dan Makna. Bandung: Universitas Padjajaran.
Mariani, Lies. 2016. Ritus Ruwatan Murwakala di Surakarta. Volume 1. Nomor 1. Halaman 43-45.
Mujianto, Yan dkk. 2010. Pengantar Ilmu Budaya. Yogyakarta: Pelangi Publishing.
Nidar, Miftah Khoirun. 2016. Tradisi Ruwatan Manten Dayangan dalam upacara Pra-Kawin Perspektif UrfWahbah Husaily. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pamungkas, Ragil. 2008. Tradisi Ruwatan: Misteri di Balik Ruwatan. Yogyakarta: Narasi.
Pularsih, Eka. 2015. Komodifikasi Ruwatan Massal Cukur Rambut pada Festival Budaya Tahunan di Dataran Tinggi Dieng Kabupaten Wonosobo. Semarang: Unnes.
Purwadi, Hari Junanta. 2005. Asal muasal Tanah Jawa. Yogyakarta: Gelombang Pasang.
Purwadi. 2001. Babad Tanah Jawi. Yogyakarta: Pustaka Alif.
Rahanto, Sugeng. 2012. Pengaruh Ruwatan dalam Kesehatan. Volume 15. Nomor 3
Reksosusilo.2006. Ruwatan dalam Budaya Jawa. Volume 06. Nomor 1.
Relin.2015. Filosofis Ruwatan Dalam Era Modernisasi Pada Masyarakat Jawa. Bali:Ashram Gandhi Puri
Sari, Nur Intan. 2015. Makalah Kajian Etnolinguistik “Makna Leksikal danKultural pada Leksikon Tradisi Manten Tebu di Pabrik Gula Pangka Kabupaten Tegal. Semarang: Unnes.
Sedyawati, Edi.1981. Pertumbuhan seni pertunjukan. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan
Sedyawati, Edi.2009. Sejarah kebudayaan Indonesia : seni pertunjukan dan seni media. Jakarta : Rajawali Pers
Subroto, Edi. 2007. Pengantar Metode Penelitian Linguistik Struktural. Surakarta: LPP UNS dan UNS Press.
Subroto, Edi. 2011. Pengantar Studi Semantik dan Pragmatik (Buku Pengantar Studi Semantik). Surakarta: Cakrawala Media.
Sudikan, Setya Yuwana. 2001. Metode Penelitian Sastra Lisan. Surabaya: Citra Wacana.
Sulistyorini, Dwi dan Egy Fajar Andalas. 2017. Sastra Lisan, Kajian Teori dan Penerapannya dalam Penelitian. Malang: Madani.
Sumardjo dan Saini K.M. 1988. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: PT. Gramedia
Sunarti, Sri. 2005. Tradisi Ruwatan Massal (Studi Kasus di Kelurahan Kadilangu Kabupaten Demak). Semarang: FIS Unnes
Suryasa, I. W., Rodríguez-Gámez, M., & Koldoris, T. (2021). The COVID-19 pandemic. International Journal of Health Sciences, 5(2), vi-ix. https://doi.org/10.53730/ijhs.v5n2.2937
Suwija, N., Suarta, M., Suparsa, N., Alit Geria, A.A.G., Suryasa, W. (2019). Balinese speech system towards speaker social behavior. Humanities & Social Sciences Reviews, 7(5), 32-40. https://doi.org/10.18510/hssr.2019.754
Twikromo, Y. Argo. 2013. Upacara Adat. Yogyakarta: Balai Penerbitan Nilai Budaya (BPNB) DIY.
Van Gennep, Arnold. 1909. Rites of Passage:in Postcolonial Women’s Writing. Amsterdam – NY: Rodopi B.V.
Yulianti, Rani. 2017. Jurnal Penelitian Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jawa Tentang Analisis Semantik Kultural. Volume 6. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Yulianto, Eugenius Eko dan Zaenal Abidin. 2016. Ruwat Rambut Gembel. Volume 5. Nomor 3. Halaman 461-466.
Yuliyani, Eka. 2010. Makna Tradisi Selamatan Petik Pari sebagai Wujud Nilainilai Religius Masyarakat Desa Petungsewu Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Malang: Universitas Negeri Malang.
Zulianti. 2018. Penamaan Motif Tenun Troso di Desa Troso Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara (Kajian Etnolinguistik). Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2022 International journal of health sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Articles published in the International Journal of Health Sciences (IJHS) are available under Creative Commons Attribution Non-Commercial No Derivatives Licence (CC BY-NC-ND 4.0). Authors retain copyright in their work and grant IJHS right of first publication under CC BY-NC-ND 4.0. Users have the right to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of articles in this journal, and to use them for any other lawful purpose.
Articles published in IJHS can be copied, communicated and shared in their published form for non-commercial purposes provided full attribution is given to the author and the journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
This copyright notice applies to articles published in IJHS volumes 4 onwards. Please read about the copyright notices for previous volumes under Journal History.








